Pohon Asam jawa

Pohon Asam jawa

Pohon Asam jawa

Pohon Asam jawa atau yang disebut dengan asam adalah sejenis buah yang memiliki rasa masam asam biasa digunakan sebagai campuran bumbu dalam banyak masakan indonesia sebagai perasa atau penambah rasa asam dalam makanan misal pada sayur asam atau kadang2 kuah pempek. asam juga digunakan untuk campuran jamu tradisional yaitu jamu gendong.

Sejarah Pohon Asam Jawa

Pohon asam jawa dihasilkan oleh pohon tamarindus indica dan termasuk kedalam suku fabaceae spesies ini adalah satu – satunya anggota marga tamarindus. pohon asam jawa dapat tumbuh di tanah berpasir maupun tanah liat baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dari 1000 – 1500 mdpl. di daerah tropis basah dengan curah hujan lebih dari 4000 mm pohon asam tidak dapat tumbuh bunga. pohon asam dapat diperbanyak dengan menggunakan benih, pencangkokan, penyambung dan penempelan. pohon induk yang baik biasanya diperbanyak secara vegetatif. penempelan perisai atau shield puding dan penempelan tambalan wedding serta sambung celah merupakan metode yang cepat dan dapat dipercaya pohon hasil perbanyakan secara penempelan atau penyambungan ditanam di kebun pada awal musim hujan dengan jarak tanam 8 – 10 meter. Pemeliharaan secara intensif yaitu dengan cara pemupukan secara berkala penyambungan yang dapat dilakukan pada umur 3 – 4 tahun penyiraman dilakukan 2 hari dalam satu hari, penyuburan kembali tanah penimbunan batang dengan tanah agar menghasilkan akar yang baik hal ini dilakukan bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan asam jawa. hama atau penyakit yang sering menyerang pohon asam adalah penggerek, serangga, ulat pemakan daun, cacing, kutuĀ  dan kutu perisai. gambar tersebut bisa ditangani menggunakan cara yang tepat apabila menggunakan obat seperti pestisida atau yang lain disesuaikan dengan dosis yang tepat. pohon asam yang baik dapat menghasilkan sekitar 170 kg per tahun.

pemanenan dilakukan dengan cara memotong tangkai asam agar asam tidak terjadi kerusakan ataupun dengan cara menjepit untuk menghindari kerusakan pada tolong asam. Buah asam juga dapat dipanen dalam dua tahap yaitu tahap polong hijau untuk bumbu penyedap dan polong matang untuk diproses. buah kultivar manis dipanen dalam dua tahap bulat tahap setengah matang dan tahap matang penuh. pada tahap setengah matang kulitnya mudah dikupas daging buahnya berwarna hijau kekuningan dan konsistensinya mirip daging buah apel dan pada tahap matang daging buahnya mengkerut karena hilang kelembabannya dan berubah warnanya menjadi coklat kemerahan dan menjadi lengket. asam jawa mempunyai nama ilmiah yaitu tamarindus indica termasuk ke dalam suku fabaceae. Pohon asam berperawakan besar selalu hijau tidak mengalami masa gugur daun tinggi sampai 30 m dan diameter batang di pangkal hingga 2 m. kulit batang berwarna coklat keabuan kasar dan memecah beralur vertikal. tajwidnya rindang dan lebat berdaun lebar dan membulat. daun majemuk menyirip genap panjang 5 – 13 cm letak berseling dengan daun penumpu seperti pita meruncing merah jambu putih anak daun lonjong menyempit 8 -16 pasang masing-masing berukuran 0,5 – 1 X 1 – 3,5 cm bertepi rata pangkalnya miring dan membundar ujung membundar sampai sedikit berlekuk. Daging buah asam jawa sangat populer dan digunakan dalam aneka bahan masakan atau bumbu di berbagai belahan dunia. dua yang mudah sangat masam rasanya dan biasa digunakan sebagai bumbu rujak atau sayur asam. buah yang telah masak dapat disimpan lama setelah dikupas dan sedikit dikeringkan dengan bantuan sinar matahari. asam kawak inilah yang biasa diperdagangkan antar pulau dan antar negara. selain sebagai bumbu untuk memberikan rasa asam atau untuk menghilangkan bau amis ikan asam kawak biasa digunakan sebagai bahan sirup selai gula dan jamur cara membuatnya dalam menjemur daging buah asam jawa yang sudah dibuang kulitnya yang sudah bulatan kecil telur.

Tinggalkan Komentar